Fungsi Mikroskop
A. Fungsi Mikroskop
B. Jenis-jenis Mikroskop
C. Bagian-bagian Mikroskop
A. Fungsi Mikroskop
Makhuk hidup yang berukuran sangat kecil (mikroskopis) tidak dapat kita lihat dengan menggunakan mata biasa,tetapi dengan bantuan mikroskop kita dapat mengamatinya.
Mikroskop dapat digunakan untuk mengamati bagian-bagian sel/jaringan dengan jelas dan terperinci.
Jadi fungsi Mikroskop yaitu untuk melihat atau mengamati materi-materi atau organisme yang sangat kecil.
Mikroskop dapat membuat objek pengamatan yang sangat kecil akan terlihat lebih besar.
Mikroskop awalnya dibuat oleh Zaccharias Janssen dan Hans,seorang tukang kacamata dari Belanda pada tahun 1590.
Selanjutnya Antonie Van Leuwenhoek dari Belanda membuat mikroskop dengan satu lensa yang dapat memperbesar objek sampai 300 kali.
B. Jenis-jenis Mikroskop
Mikroskop yang paling sederhana adalah mikroskop cahaya,mikroskop stereo sampai yang modern seperti mikroskop elektron.
* Berdasarkan pada kenampakan objek yang diamati,mikroskop dibagi menjadi dua jenis,yaitu :
1. Mikroskop Dua Dimensi (Mikroskop
Cahaya)
Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali,mikroskop jenis ini jenis ini memiliki tiga lensa yaitu :
a. Lensa Objektif
b. Lensa Okuler
c. Lensa Kondensor
2. Mikroskop Tiga Dimensi (Mikroskop
Stereo)
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang relatif besar.
Dengan perbesaran 7 sampai 30 kali benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga dimensi.
* Berdasarkan sumber cahayanya,mikroskop dibedakan menjadi dua yaitu :
1. Mikroskop Cahaya
2. Mikroskop Elektron
Mikroskop elektron mempunyai perbesaran sampai 100 ribu kali,elektron digunakan sebagai pengganti cahaya.
Mikroskop elektron dibedakan menjadi dua tipe yaitu :
a. Mikroskop Elektroscanning (SEM)
b. Mikroskop elektron transmisi (TEM).
C. Bagian-bagian Mikroskop
Bagian mikroskop dibedakan menjadi dua yaitu :
1. Bagian Optik yang meliputi :
a. Lensa Okuler yaitu lensa yang terdapat
dibagian ujung atas tabung,lensa okuler berfungsi untuk memperbesar kembali
bayangan dari lensa objektif.
Lensa okuler biasanya memiliki
perbesaran 6,10,atau 12 kali.
b. Lensa Objektif yaitu lensa yang dekat
dengan objek.Biasanya terdapat 3 lensa
objektif pada mikroskop.
Lensa objektif biasanya memiliki
perbesaran 10,40,atau 100 kali.
c. Kondensor yaitu bagian yang dapat
diputar naik yang berfungsi untuk
mengumpulkan cahaya yang
dipantulkan oleh cermin dan
memusatkannya ke objek.
d. Diafragma yaitu bagian yang berfungsi
untuk mengatur banyak sedikitnya
cahaya yang masuk dan mengenai
preparat.
e. Cermin yaitu bagian yang berfungsi
untuk menerima dan mengarahkan
cahaya yang diterima.
Cermin mengarahkan cahaya dengan
cara memantulkan cahaya tersebut.
2. Bagian Mekanik yang meliputi :
a. Revolver yaitu bagian yang berfungsi
untuk mengatur perbesaran lensa
objektif yang diinginkan.
b. Tabung Mikroskop yaitu bagian yang
berfungsi untuk menghubungkan lensa
objektif dan lensa okuler mikroskop.
c. Lengan Mikroskop yaitu bagian yang
berfungsi untuk tempat pengamat
memegang mikroskop.
d. Meja Benda yaitu bagian yang berfungsi
untuk menempatkan objek yang akan
diamati.
e. Makrometer (pemutar kasar) yaitu
bagian yang berfungsi untuk menaikan
atau menurunkan tabung secara cepat.
Untuk pengaturan mendapatkan
kejelasan dari gambaran objek yang
diinginkan.
f. Mikrometer (pemutar halus) yaitu
bagian yang berfungsi untuk menaikan
atau menurunkan tabung secara lambat.
Untuk pengaturan mendapatkan
kejelasan dari gambaran objek yang
diinginkan.
g. Kaki Mikroskop yaitu bagian yang
berfungsi untuk penyangga yang
menjaga mikroskop tetap pada tempat
yang diinginkan.
Kaki mikroskop juga untuk tempat
memegang mikroskop saat mikroskop
akan dipindahkan.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda