3 Penyebab Motor Mogok

A. Pengapian
B. Kompresi
C. Karburasi

A. Pengapian

Pengapian terdiri dari :

1. Busi

Jika motor terjadi mogok,langkah pertama yang kita lakukan adalah dengan pengecekan busi.

Pengapian yang baik dapat kita lihat dari warna busi yaitu apabila busi berwarna merah bata berarti busi dan pengapian dalam keadaan baik-baik aja.

Tetapi jika busi berwarna hitam pekat,kemungkinan bisa dari karburator,kompresi dan komponen pengapian yang lain seperti CDI,sepul dan koil.

2. CDI
CDI merupakan otak dari hidupnya mesin motor,karena didalamnya terdapat IC sebagai otak pengapian.

pengapian menunggu perintah dari CDI setelah titik nok atau tonjolan magnet melewati pulser.

3. Koil
Koil berfungsi untuk menampung atau memperbesar tegangangan listrik dari 12 volt AC menjadi ribuan volt AC.

Karena pengapian motor dibutuhkan tegangan listrik yang besar untuk pembakaran.

4. Pulser

Pulser berfungsi untuk denyut atau sinyal pengapian,setelah titik nok/tonjolan magnet melewati pulser

Di titik inilah baru pulser bekerja dengan memberikan sinyal yang menuju ke CDI dan diteruskan oleh CDI untuk diproses.

5. Sepul

Sepul pengapian merupakan sumber kelistrikan motor,biasanya berwarna putih.

Sepul mati biasanya kebakar karena kiprok yang rusak atau terjadi arus pendek atau konslet.

6. Kiprok

Kiprok berlaku untuk motor yang semi DC,untuk motor keluaran lama masih memakai sistem AC.

Untuk motor sistem semi DC tergantung dari kiprok,karena selain sebagai pengisian aki kiprok juga berfungsi sebagai penyetabil tegangan untuk pengapian.

Jika kiprok rusak biasanya motor susah dihidupkan atau brebet bahkan mogok.

7. Kunci kontak

Kunci kontak berfungsi untuk saklar penghubung,apabila solderan kabel kontak lepas atau putus otomatis jalur kabel dari kiprok yang menuju ke kontak tidak konek.


B. Kompresi

Kompresi motor terdiri dari :

1. Klep

Jika klep bengkok,maka kompresi akan bocor,cara mengetahui klep bengkok yaitu dengan menuangkan bensin ke lobang karburator untuk klep in dan melalui lobang kenalpot untuk klep out.

Bisa juga diketahui lewat engkol slah,jika diengkol ngelos dan tidak ada tekanan berarti klep bocor.

2. Ring seher

Ring seher lama-kelamaan akan aus atau lemah,jika ring seher sudah lemah atau aus maka kompresi akan hilang/lemah.

Bisa juga ring seher berkerak,harusnya ring seher bisa mekar,karena berkerak ring seher akan mendem di celah dudukan ring seher.

3. Seher/piston

Seher yang tergores atau baret karena kerak,maka kompresi akan bocor,dan motor susah di hidupkan/mogok.

4. Blok seher

Blok seher lama kelamaan akan longgar,maka seher dan blok kurang padat akibatnya kompresi ngempos.

Maka motor susah dihidupkan,kalaupun hidup biasanya motor susah langsam dan sering mati.


C. Karburasi 

Karburasi adalah sistem/proses kerja dari karburator,apabila mampet di bagian lobang-lobang angin dan spuyer maka motor akan brebet dan mogok.

Biasanya busi mati terus dan berwarna hitam pekat basah.

Demikianlah 3 penyebab motor mati,semoga bermanfaat...









Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTI ANGKA BAHASA SUNDA